Search This Blog

Monday, January 16, 2017

Tentang Rindu



Merindukanmu adalah penyiksaan terindah yang aku rasakan.
Mencemburuimu adalah kekesalan tanpa bisa ku tahan, letupan-letupan emosi yang luar biasa besar.
Mencurigaimu adalah hal yang sesungguhnya tak harus ku lakukan, tapi betapa cinta ini tak bisa ku logikakan.
Aku mengagumimu melebihi kekagumanku terhadap kaum-kaum adam sebelumnya.
Aku memujimu melebihi sanjungan-sanjungan yang aku lontarkan kepada sesiapapun sebelumnya.
Ketertarikanku kepadamu begitu besar, seolah kau adalah magnet kutub utara dan hatiku kutub selatannya. Tarikanmu begitu kuat.
Keinginanku memilikimu melebihi rasa haus dan laparku.
Tak mengapa jika aku harus menahan haus dan lapar itu dalam waktu yang lama, daripada aku harus menahan dahaga kerinduan terhadapmu.
Senyummu adalah senyum termanis yang pernah aku lihat, kerling matamu adalah kerling mata terindah yang aku tahu.
Aku padamu, bagai malam merindukan pagi, bagai siang merindu senja, bagai senja menanti kehadiran malam.
Harus selalu bertemu...


Share/Bookmark

Ketika Hujan



Deru menggaduh rinai hujan menderas
Lebih gaduh deru rinduku padamu
Hawa mendingin merasuk ke pori kulit
Ragaku beku tanpa hangat sentuhmu

Jarak membentang benteng menghalang
Dua jiwa terpisah tak bisa bersua
Rindu memuncak, sesak, mengelora di dada
Semakin dalam, semakin menyejukan



Share/Bookmark

Tuesday, January 3, 2017

Untuk Suamiku



Kepada Suamiku:



Walau kadang aku membisu tanpa kata

Berdiam diri tanpa sapa

Ketika perbedaan pendapat dan selisih faham menyelinap di antara rasa ketentraman kita

Namun sungguh dalam hati tak akan pernah ada yang berbeda

Kepadamu pengabdian tetap ku jaga

Seperti saat pertama kau menjabat tangan ayahku di depan penghulu



Istrimu,

_diantika ie_

Share/Bookmark

Sono

Gandang...
Ayeuna Anjeun di mana?
Naha henteu mere beja.
Beja nu pinasti bakal mawa bagja.

Kasep...
Ayeuna Anjeun di mana?
Ieu hate bet inget wae ka Anjeun.
Hanyang nyusul, tapi nyusul kamana
Ah, teu puguh rasa.
Share/Bookmark

Saturday, December 31, 2016

Malam Tahun Baru



Kembali…
Malam ini langit kembali menangis
Ditembaki milyaran peluru dengan bunyi dentuman yang menggetarkan jagat raya
Apa salah dia? Apa dosanya?

Kembali…
Malam ini ribuan bayi-bayi mungil terperanjat dari lelap tidurnya
Menangis semalaman membuat gundah gulana sang ibunda
Apa salah dia? Apa dosanya?

Kembali…
Malam ini kembali aku merasa tak habis pikir
Tentang isi di kepala mereka yang membuat dentuman-dentuman itu
Yang menbuat bunyi bising-bising itu
Apa yang ada di pikirannya? Apa yang yang ada di kepalanya?

Kembali…
Malam ini akan menjadi malam kebohongan yang luar biasa
Di mana banyak mata terpejam dengan berbagai pengharapan
Banyak hati yang berjanji
Merubah diri lebih baik di tahun nanti

Dan kembali…
Esok hari di hitungan pertama pemenuhan janjinya
Ia telah menghianatinya sendiri
Dengan mengabaikan panggilan San Illahi
Lalai menghadap di subuh suci




Share/Bookmark

Miko dan Cimi



Di sebuah dapur rumah megah milik orang kaya, hiduplah seekor tikus yang rakus. Sebut saja namanya Miko. Setiap hari Miko memakan makanan yang ada di rumah itu dengan lahap. Setiap hari perutnya pun selalu terasa kenyang.
Di bagian lain, di dapur tetangga rumah megah itu, hiduplah tikus kurus bernama Cimi. Ia kekurangan makanan karena pemilik rumah yang ia tinggali bukanlah orang berada. Anak-anak Cimi pun sama kurusnya karena makanan yang mereka dapatkan hanya sedikit. Itupun berupa sisa-sisa makanan yang hanya bisa dimakan sebagian kecil saja oleh para tikus.

Share/Bookmark

Friday, December 30, 2016

Titip Salam untuk yang Ikut Perayaan Malam Tahun Baru



Hey kamu anak gadis yang masih beranggapan jika malam tahun baru itu adalah saat yang paling tepat untuk mengungkapkan berbagai keinginan. Lalu masih ikutan perayaan pergantian tahun wara-wiri malam-malam kovoy pakai motor, mobil, keluyuran gak jelas, sampai orangtua mu di rumah cemas gara-gara anak gadisnya diboncengin pemuda yang belum jelas siapa, orang mana, dan maksud mendekati anak gadisnya itu apa? Lalu kamu yang cantik menjawab, “Enggak kok, orang kita cuma keliling-keliling aja, make a wish sama gebetan lalu ngumpul-ngumpul bakar jagung, dan barbeque”

Share/Bookmark